Kamis, 19 Oktober 2023

PELATIHAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LEMBAGA

Penulis: Mas’ud Muhammadiyah, Susatyo Adhi Pramono, Akhmad Ramli, Liswandi, Ferdinand Salomo Leuwol

Jurnal: Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol 1 No 3 Mei 2023



Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Lembaga bertujuan diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi peserta. Adapun Metode Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk pelatihan/workshop dengan tema “Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Lembaga” dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan hari Rabu, tanggal 06-08 Maret 2023. Kegiatan workshop dilaksanakan mulai pukul 08.00–16.30 WITA di ruang serbaguna Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Adapun Hasil yang diharpakan Pengakuan terhadap pentingnya strategi kepemimpinan dalam organisasi telah menjadi dasar utama dalam menganalisis peran dan fungsinya dalam meningkatkan kualitas kinerja bawahannya. Sedangkan kualitas kinerja adalah standart kinerja (pokok) yang telah disepakati bersama dalam sebuah organisasi (SOP).

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk pelatihan/workshop dengan tema “Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Lembaga” dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan hari Rabu, tanggal 06-08 Maret 2023. Kegiatan workshop dilaksanakan mulai pukul 08.00–16.30 WITA di ruang serbaguna Dinas Pendidikan Kab. Karawang Peserta pelatihan/workshop adalah kepala sekolah, guru-guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Kabupaten Karawang dengan jumlah peserta 50 peserta aktif. Dalam workshop ini melibatkan guru dan tenaga kependidikan dengan tujuan guru dan tenaga kependidikan dapat membantu kepala sekolah untuk membuat dan menyusun perencanaan strategik berdasarkan skala prioritas sekolah.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan dalam bentuk pelatihan/workshop dengan tema besar “Peningkatan Mutu Pendidikan”. Adapun kegiatan yang dilakukan dari awal sampai akhir workshop sebagai berikut: Persiapan, Pelaksanaan, Penutupan, dan Pelaporan Kegiatan kepada stakeholder. Secara lebih rinci kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:

1. Persiapan Kegiatan PkM

Pada tahap ini persiapan yang dilakukan antara lain: permohonan izin kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kepada Kepala SMK Negeri Karawang, pengurusan administrasi (surat-menyurat), persiapan alat dan bahan pelaksanaan PkM, dan persiapan tempat/ruang kegiatan pelaksanaan PkM pada salah satu ruang serbaguna milik SMK Negeri Karawang.

2. Pelaksanaan Kegiatan PkM

Pada tahap ini kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan, dan perkenalan dengan peserta workshop, yaitu kepala sekolah, guru-guru, dan tenaga kependidikan SMK Karawang, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang perencanaan strategik dalam peningkatan mutu pendidikan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Setelah sesi materi dari para narasumber, peserta dibagi kedalam kelompok untuk praktik/latihan membuat perencanaan strategik kepemimpinan sekolah, pendampingan dan kerja kelompok membuat perencanaan strategik melalui grup WhatsApp (WA), dan pengisian kuesioner oleh peserta untuk mengevaluasi proses selama kegiatan PkM berlangsung.

3. Penutupan Kegiatan PkM

Pada tahap akhir kegiatan yang dilakukan, yaitu pemberian door prize kepada peserta yang aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab selama kegiatan PkM berlangsung, pemberian sertifikat kepada peserta workshop, dan foto bersama dengan peserta workshop. Adapun indikator keberhasilan dalam kegiatan PkM ini adalah menghasilkan program-program strategik yang akan dijalankan sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SMKN Karawang, sedangkan metode evaluasi yang digunakan adalah observasi kegiatan oleh tim PkM dan pengisian kuesioner oleh peserta.

Adapun Materi yang di sampaikan adalah terkait tentang Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Lembaga adalah bagaimana Strategi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan (SDM) adalah merupakan proses kependidikan yang membutuhkan waktu cukup panjang dalam upaya pencapaian tujuan pendidikan, oleh karena itu harus diselenggarakan melalui tahapan-tahapan berikut :

1. Perencanaan (Planning)

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, kemampuan dan standart yang dirumuskan bersama oleh pihak sekolah (kepala sekolah)

2. Pengembangan / Pelaksanaan (implementation)

Kegiatan pengembangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dilaksanakan guna peningkatan kualitas kinerja stakeholder pendidikan agar mampu melaksanakan tugasnya dengan efektif serta dapat berkompetisi dalam memajukan pendidikan.

3. Kegiatan evaluasi kinerja dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk memperbaiki diri (Pendidik dan tenaga kependidikan) maupun kegaiatan pembelajaran di masa yang akan datang. Peningkatan kualitas kinerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dilaksanakan guna mengetahui prestasi kerja, kecakapan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta meningkatkan kemampuan dalam bekerja sehingga dapat bermanfaat bagi pengembangan sekolah secara umum.

Oleh karena itu implikasi dari pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan dapat dirumuskan dalam perspektif sebagai berikut :

1. Kepala Sekolah dapat menyelenggarakan proses pendidikan sesuai tujuan pendidikan secara umum secara efektif dan efisien.

2. Kepala Sekolah dapat memperoleh suber daya pendidik dan tenaga kependidikan yang diharapkan mampu membangun serta mewujudkan visi dan misi sekolah secara optimal.

3. Pendidik dan tenaga kependidikan akan memiliki kompetensi serta pengalaman yang baik dan luas serta dapat dijadikan sebagai panutan yang mendidik bagi peserta didik

Pengelolaan diklat penguatan kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dari aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil bersifat top down karena merupakan pelaksanaan Permendikbud No.6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah yang menggunakan indikator - indikator ketercapaian pembelajaran yang telah ditentukan oleh LPPKS dengan menghadirkan peserta yang memiliki latar belakang yang sama.

Sumber: https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm 

0 comments:

Posting Komentar